12 Februari 2026

Riskon Desak KONI dan Dispora Tetapkan Cabor Unggulan untuk Porprov 2026

 Riskon Desak KONI dan Dispora Tetapkan Cabor Unggulan untuk Porprov 2026

ISUINDONESIA.COM, SAMPIT – Wakil Ketua Komisi III DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Riskon Fabiansyah, menegaskan perlunya strategi pembinaan olahraga yang lebih terarah menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Tengah 2026.

Ia meminta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kotim dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) segera menentukan cabang olahraga (cabor) unggulan yang menjadi fokus utama pembinaan.

“Kita harus tahu mana cabor yang berpotensi besar menyumbang medali, lalu fokus di sana. Jangan semua diperlakukan rata tanpa melihat peluang prestasi,” tegas Riskon, Kamis (16/10/2025).

Seleksi Ketat 32 Cabor untuk Efisiensi Anggaran

Menurutnya, dari total 32 cabang olahraga di bawah naungan KONI Kotim, seleksi ketat diperlukan agar penggunaan anggaran pembinaan lebih efektif dan tidak mubazir.

“Kalau semua cabor diberi porsi anggaran yang sama, hasilnya tidak akan maksimal. Pembinaan harus berbasis potensi, bukan sekadar pemerataan,” ujar politisi muda Partai Golkar tersebut.

Perusahaan Wajib Bina Cabor, Perda Harus Ditegakkan

Riskon juga mengingatkan agar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan dijalankan secara konsisten. Dalam perda tersebut, perusahaan swasta besar diwajibkan membina minimal satu cabang olahraga sebagai bentuk kontribusi terhadap pembangunan sumber daya manusia daerah.

“Kalau APBD kita terbatas, manfaatkan dukungan sektor swasta. Tinggal bagaimana Dispora dan KONI memastikan perda ini ditegakkan, bukan hanya jadi dokumen,” katanya.

Minta Rencana Pembinaan Jangka Panjang

Ia menegaskan, persiapan menuju Porprov bukan hanya soal anggaran, tetapi mengenai perencanaan jangka panjang yang berbasis data performa atlet, evaluasi pembinaan sebelumnya, dan kesiapan fasilitas.

“Kotim tidak boleh datang ke Porprov hanya untuk meramaikan. Harus punya target, strategi, dan kerja nyata sejak sekarang,” tutup Riskon.

isuIndonesia.com

Related post