Momentum HUT ke-41, RSUD dr Murjani Diminta Perkuat Transformasi Layanan Kesehatan
ISUINDONESIA.COM, SAMPIT – Memasuki usia ke-41, RSUD dr Murjani Sampit kembali menjadi sorotan publik sebagai pusat layanan kesehatan terbesar di Kotawaringin Timur (Kotim).
Ketua Komisi III DPRD Kotim, Dadang H Syamsu, menyampaikan apresiasi sekaligus dorongan agar rumah sakit daerah tersebut semakin agresif melakukan pembenahan kualitas pelayanan.
Dadang menilai, peringatan hari jadi rumah sakit tidak hanya menjadi acara seremonial, tetapi momen untuk mengevaluasi sejauh mana peningkatan layanan telah diwujudkan kepada masyarakat.
“Ulang tahun ke-41 ini harus menjadi ruang refleksi bagi seluruh manajemen dan tenaga kesehatan untuk melihat kembali kualitas layanan yang sudah berjalan,” ujar Dadang, Jumat 17 Oktober 2025.
Ia menekankan bahwa RSUD dr Murjani merupakan barometer pelayanan kesehatan di Kotim. Karena itu, peningkatan mutu layanan dari tahun ke tahun harus menjadi komitmen utama, mulai dari sumber daya manusia, fasilitas pendukung, hingga sistem pelayanan yang lebih efisien.
Menurutnya, berbagai langkah yang telah dilakukan rumah sakit—termasuk inovasi digitalisasi layanan dan penerapan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) menunjukkan adanya arah pembaruan yang positif.
Dadang berharap transformasi tersebut terus diperluas agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang merata, cepat, dan profesional.
“RSUD dr Murjani harus terus beradaptasi dengan tuntutan zaman. Dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks, rumah sakit perlu memastikan setiap inovasi benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan,” tambahnya.
Ia optimistis bahwa di usia ke-41, RSUD dr Murjani mampu memperkuat perannya sebagai pusat layanan kesehatan yang menjadi kebanggaan masyarakat Kotim.

