1 Desember 2025

DPRD Kotim Dorong Pemuda Jadi Penggerak Inovasi Daerah di Momentum Sumpah Pemuda

 DPRD Kotim Dorong Pemuda Jadi Penggerak Inovasi Daerah di Momentum Sumpah Pemuda

ISUINDONESIA.COM, SAMPIT – Wakil Ketua I DPRD Kotawaringin Timur, Juliansyah, menilai peringatan Hari Sumpah Pemuda tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga harus menjadi titik awal lahirnya gagasan dan inovasi baru dari generasi muda untuk mendorong modernisasi pembangunan daerah.

Ia mengatakan bahwa nilai historis Sumpah Pemuda membuktikan bagaimana kekuatan persatuan mampu melahirkan perubahan besar bagi bangsa. Dalam konteks hari ini, semangat itu perlu diterjemahkan lewat kontribusi nyata pemuda dalam berbagai sektor strategis di Kotim. “Pemuda harus hadir bukan hanya sebagai pengikut arus, tetapi sebagai pencipta perubahan,” ujar Juliansyah.

Menurutnya, tantangan pembangunan yang dihadapi Kotim membutuhkan energi baru dari generasi muda—mulai dari cara berpikir, kreativitas, hingga kemampuan adaptasi teknologi. Karena itu, ia mendorong agar pemuda tidak berhenti pada retorika semangat, tetapi benar-benar turut mengisi ruang-ruang pembangunan daerah.

Dalam pandangannya, sektor pendidikan, teknologi, ekonomi kreatif, dan lingkungan hidup menjadi ruang yang paling membutuhkan sentuhan inovatif dari kalangan muda. “Literasi digital, kewirausahaan lokal, serta kepedulian terhadap lingkungan adalah area yang bisa digarap pemuda untuk membawa Kotim semakin maju,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa pemuda harus menjadi subjek pembangunan, bukan sekadar penerima manfaat. Dengan kemampuan yang dimiliki generasi muda saat ini, seperti penguasaan teknologi dan kemampuan menciptakan peluang usaha, Juliansyah yakin pemuda Kotim dapat menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pembangunan.

Di sisi lain, ia mengajak organisasi kepemudaan dan komunitas pemuda untuk lebih aktif berkolaborasi dengan pemerintah daerah. Sinergi tersebut penting untuk memastikan gagasan dan kreativitas pemuda dapat terhubung dengan program pembangunan yang sedang dijalankan pemerintah.

“Hari Sumpah Pemuda adalah momentum tepat untuk memperkuat kerja sama antara pemuda dan pemerintah. Visi besar bangsa yang adil, makmur, dan berdaulat harus dimulai dari daerah, dan pemuda memegang peran kuncinya,” tegasnya.

(Fs/isuindonesia.com)

isuIndonesia.com

Related post