12 Februari 2026

Rimbun Apresiasi Terobosan Polres Kotim Gandeng Ojol dan Buruh Jaga Kamtibmas

 Rimbun Apresiasi Terobosan Polres Kotim Gandeng Ojol dan Buruh Jaga Kamtibmas

ISUINDONESIA.COM, SAMPIT – Terobosan Polres Kotawaringin Timur (Kotim) yang menggandeng komunitas ojek online (Ojol) dan kelompok buruh untuk memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) mendapat apresiasi tinggi dari Ketua DPRD Kotim, Rimbun. Ia menilai langkah ini sebagai model kolaborasi yang efektif antara aparat dan masyarakat.

Rimbun menyebut, keterlibatan komunitas yang memiliki mobilitas tinggi itu tidak hanya mendukung sistem keamanan, tetapi juga memperkuat hubungan emosional antara Polri dan warga.

“Kami sangat mengapresiasi Pak Kapolres sebagai inisiator. Kolaborasi dengan penyedia jasa transportasi ini penting karena menjadi ruang berkumpul dan bersilaturahmi, sehingga komunikasi dan kebersamaan tetap terjaga,” ujarnya, Selasa 4 November 2025.

Menurutnya, peran komunitas Ojol selama ini sudah membantu mobilitas layanan masyarakat. Selain itu, keberadaan mereka di jalan raya turut menciptakan rasa aman, terutama melalui keberadaan yang hampir selalu bersinggungan dengan aktivitas masyarakat.

“Jasa transportasi ini sangat membantu masyarakat. Langkah Polres menggandeng mereka patut diapresiasi. Kita tentu akan memantau dan mendukung agar kegiatan positif seperti ini berkelanjutan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain menjelaskan, komunitas Ojol dan buruh dipilih karena mereka aktif bergerak di lapangan dan memiliki akses cepat terhadap berbagai informasi yang berkaitan dengan potensi gangguan Kamtibmas.

“Mereka ini mobilitasnya tinggi. Karena itu kami melihat mereka sebagai mitra strategis dalam memberikan informasi cepat jika terjadi potensi gangguan Kamtibmas,” kata Resky.

Ia menegaskan, langkah tersebut sejalan dengan program Mahaga Mentaya, yakni gerakan bersama antara aparat dan masyarakat dalam menciptakan situasi aman dan kondusif.

“Polri tidak bisa bekerja sendiri. Kami memerlukan dukungan seluruh lapisan masyarakat, termasuk komunitas Ojol dan buruh, agar keamanan di Kotim tetap terjaga,” ujarnya.

Dengan terjalinnya kemitraan ini, Polres Kotim berharap pola kolaboratif dapat menjadi pendekatan baru dalam menjaga stabilitas daerah, sekaligus memperkuat rasa saling percaya antara masyarakat dan aparat keamanan.

isuIndonesia.com

Related post