Kursi Kosong Selama 14 Bulan Akhirnya Terisi, DPRD Kotim Pulihkan Formasi: Ramadhana Resmi Melangkah ke Parlemen
ISUINDONESIA.COM, SAMPIT – Setelah lebih dari satu tahun mengalami kekosongan, DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akhirnya kembali beranggotakan lengkap. Muhammad Ramadhana Rahman, politisi muda dari Fraksi PDI Perjuangan, resmi dilantik mengisi kursi yang ditinggalkan Ahyar Umar dalam Rapat Paripurna Istimewa, Senin (6/10/2025).
Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kotim, Rimbun, berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 188.44/384/2025, yang merupakan perubahan dari SK sebelumnya terkait pengesahan keanggotaan DPRD Kotim periode 2024–2029.
Mengakhiri Kekosongan Panjang Dampak Kasus Hukum
Kursi yang kini diduduki Ramadhana sebelumnya kosong selama 14 bulan akibat Ahyar Umar—anggota terpilih dari PDI Perjuangan—gagal dilantik pada Agustus 2024 setelah tersandung kasus korupsi. Kekosongan ini berdampak pada komposisi fraksi dan pembagian tugas alat kelengkapan dewan, sehingga pelantikan Ramadhana dianggap sebagai langkah pemulihan penting bagi parlemen daerah.
Politisi Muda, Tugas Besar
Usai mengucapkan sumpah jabatan, Ramadhana menyatakan kesiapannya mengemban amanah publik. Ia langsung ditugaskan di Komisi III serta masuk dalam Badan Musyawarah (Banmus) berdasarkan SK DPC PDI Perjuangan Kotim Nomor 78/ST/DPC/62/9/2025.
“Alhamdulillah, proses pelantikan berjalan lancar dan sesuai mekanisme. Saya siap bekerja maksimal, khususnya mendukung pembangunan daerah di sektor pendidikan, kesehatan, dan bidang lain yang menjadi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Ramadhana mengaku dirinya akan bergerak cepat untuk beradaptasi dan membangun sinergi dengan jajaran legislatif lainnya. “Sebagai langkah awal, saya akan menyesuaikan diri dengan ritme kerja DPRD. Semoga saya bisa menjalankan amanah ini dengan baik dan menjadi jembatan aspirasi masyarakat,” tambahnya.
Ketua DPRD: Energi Baru Dibutuhkan Parlemen
Ketua DPRD Kotim, Rimbun, menyambut positif hadirnya kader muda tersebut. Ia menilai masuknya Ramadhana dapat membawa dinamika baru sekaligus memperkuat daya dorong DPRD dalam merespons kebutuhan daerah.
“Kita butuh energi baru. Anak muda punya ide segar, keberanian berpikir maju, dan itu penting bagi DPRD Kotim. Kami terbuka bagi setiap kader yang ingin bekerja serius demi kemajuan daerah,” tegasnya.
Momentum Konsolidasi Politik PDI Perjuangan
Pelantikan ini juga menjadi penegas bahwa Fraksi PDI Perjuangan kembali pada formasi lengkap setelah sempat pincang lebih dari setahun. Kembali terisinya kursi yang kosong diyakini memperkuat posisi fraksi dalam fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan.
Dengan resminya Muhammad Ramadhana Rahman bergabung, DPRD Kotim kini kembali bekerja dengan komposisi penuh. Kehadirannya tak hanya menyelesaikan kekosongan panjang, tetapi juga menandai hadirnya semangat politik baru di tubuh legislatif Kotim.

